SISTEM PENYELENGGARAAN
Proses pendidikan di SPs Manajemen Pendidikan Universitas Wiralodra diarahkan untuk membangkitkan kemandirian mahasiswa dalam mengerjakn tugas-tugas akademik dan mencari sumber belajar sehingga mahasiswa mendapatkan manfaat yang optimal dari proses belajarnya. Seluruh proses pendidikan dirancang sebagai serangkaian pengalaman belajar yang berkelanjutan disertai pengendalian mutu sejak mahasiswa direkrut melalui seleksi, mengikuti kegiatan perkuliahan dan bimbingan hingga mahasiswa lulus.
Penempatan dosen pada mata kuliah dan tugas membimbing mahasiswa semaksimal mungkin diusahakan untuk didasarkan atas bidang keahlian dosen. Namun di pihak lain harus memungkinkan terjadinya fertilisasi-silang (cross-fertilization) antara berbagai bidang keahlian yang tersebar pada program bidang studi dan konsentrasi. Adanya matakuliah umum dan matakuliah pilihan memungkinkan para mahasiswa untuk mendapatkan pengayaan dari para dosen di luar program studinya. Dengan cara ini pula sekat-sekat keilmuan yang kaku lazimnya disertai panatisme bidang keilmuan yang berlebihan yang diindikasikan sebagai sesuatu yang patalogis di linggkungan perguruan tinggi (masa lalu), dapat setahap demi setahap dikurangi. Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan pengalaman belajar para mahasiswa dan menciptakan iklim kehidupan akademik yang sehat.
Pada awal perkuliahan, mahasiswa dibekali keterampilan mencari sumber-summber pustaka melalui internet. Perkuliahan difokuskan pada pertemuan kelas yang diperkuat dengan pemberian tugas terstruktur dan kajian mandiri. Pertemuan kelas diisi dengan kuliah, diskusi, dan penyajian hasil karya mahasiswa yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa. Kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan sangat ditekankan sebagai indikator kesungguhan belajarnya. Mahasiswa wajib mengikuti sekurangnya 80% dari seluruh pertemuan kelas. Studi lapangan, praktikum, dan kajian mandiri dilaksanakan sebagai bagian dari perkuliahan dengan dibimbing oleh para dosen.
Nilai akhir mata kuliah mahasiswa diberikan dengan mempertimbangkan hasil ujian tengah dan akhir semester, aktivitas di kelas, karya ilmiah yang menjadi bagian dari tugas-tugas perkuliahan, dan kesungguhan kerja mahasiswa termasuk tingkat kehadirannya dalam perkuliahan. Penilaian dilaksanakan secara berkelanjutan. Hasil penilaian mata kuliah menggunakan skala 4 yaitu: A = 4,0, B= 3,0; C= 2,0; D= 1,0; E= gagal.
Proses pengendalian mutu dilanjutkan melalui ujian komprehensif dan penelitian dalam rangka penulisan tesis/disertasi beserta tahap-tahap ujiannya. Ujian komprehensif dilaksanakan pada awal semester IV yang disusul dengan seminar proposal penelitian untuk penulisan tesis/disertasi. Untuk S2, ujian komprehensif dilaksanakan secara lisan, ujian komprehensif dan seminar proposal penelitian hanya diberikan maksimal dua kali.
Mahasiswa yang proposal tesis dinyatakan layak dapat melanjutkan penelitian dengan dibimbing oleh 2 orang dosen untuk S2. Masa penulisan tesis adalah 1-2 semester.
Mahasiswa yang telah menyelesaikan minimal 15 sks dan telah menempuh matakuliah metode penelitian dapat mengajukan seminar proposal penelitian terlebih dahulu (pada semester III) bila benar-benar telah siap dan disetujui oleh Ketua Program Studi. Dengan demikian, dalam mengerjakan tugas-tugas perkuliahan selanjutnya mahasiswa dapat lebih memfokuskan perhatiannya pada topik tesis.
Proses bimbingan dan ujian tesis dilaksanakan melalui tahap-tahap sebagai berikut.
Laporan kemajuan: dilaksanakan setelah draft tesis selesai ditulis secara utuh. Pada tahap ini, mahasiswa mendapatkan masukan dari para pembimbing dan Ketua/Sekretaris Program Studi tanpa diberikan penilaian.
Ujian tahap I: pada tahap ini mahasiswa diuji oleh suatu tim yang terdiri atas pembimbing Ketua/Sekretaris Program Studi, dan 1-2 orang dosen lain (S2).
Ujian tahap II (disebut ujian promosi ): setelah melakukan perbaikan terhadap tesis pada tahap ini mahasiswa diuji kembali oleh tim yang sama dengan pada ujian tahap I.
Setelah itu, yudisium kelulusan ditentukan yang merupakan gabungan dari Indeks Prestasi Komulatif (IPK) serta rata-rata nilai ujian tahap I dan II.
Adapun skala yudisium kelulusan yang berlaku di SPs Manajemen Pendidikan Universitas terdiri atas tiga kualifikasi sebagi berikut:
|
Yudisium |
S2 |
|
|
Memuaskan Sangat memuaskan Cum Laude |
2,50-2,99 3,00-3,49 3,50-4,00 |
Selain berdasarkan kriteria nilai (IPK serta ujian tahap I dan II), Yudisium Cum Loude ditentukan dengan memperhatikan masa studi minimum ditambah 1 semester untuk S2 (yaitu 5 semester).